Sabtu, 24 Januari 2015

Lebih cepat mana bore up atau stroke up untuk menaikan CC ?


Membicarakan hal ini sih penting ga penting ya hehehe....tapi sekiranya bisa untuk mengobati rasa penasaran dan pengetahuan  kita bersama karna langkah Bore up atau Stroke up bukan lagi jadi bahasan yang spesial di kalangan komunitas balap....hal ini bisa di temukan di setiap tunggangan harian teman-teman...unutk itu IBLJ mencoba membahas sedikit masalah bore up dan stroke up....terutama maslah efesiensi kenaikan kapasitasnya bukan karakteristiknya...karna masalah karakteristiknya pernah di ulas di IBLJ sebelumnya...
namun maaf bahasan mungkin akan di buat sesederhana mungkin...maklum keterbatasan SDM...hehehe jadi di bahasnya ala jalanan aja deh....yang penting pointnya teman-teman dapet......yuk langsug aja kita buktikan...

CONTOH :
Ada 3 spek dasar mesin yang ingin kita coba 50mm ,60mm ,70mm, ke tiganya memiliki angka yg berbeda2 guna mengetahui selisih yang didapat secara keseluruhan dan membandingkan persentasi yang di dapat dari ke tiga spek mesin tsb

Rumus meng hitung CC /kapasitas silinder
(4/3,14 x  b x b x s) / bisa juga dengan cara yang lain
ket :  
b = bore
s = stroke

1. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 50mm x 50mm = 98 cc 
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm
*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 50mm x 51mm = 100 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 5,0 x 5,0 x 5,1 = 100  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm) 
*  jika di bore up
    Bore x stroke = 51mm x 50mm = 102 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 5,1 x 5,1 x 5,0 = 102   ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm )

Nah ketauan kan mana yang lebih besar kenaikannya dengan angka 1mm....mari kita jadikan % selisih dari kenaikan tersebut

  • Stroke up mengalami kenaikan dari 98cc menjadi 100cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 98 cc menjadi 102cc atau naik 4% kapasitasnya

Kenaikan % ini harus kita uji lagi kebenaran apabila hal ini memang benar...dengan menggunakan angka dasar perhitungan spek yang berbeda....kalo tadi dari basik spek 50mm x 50mm coba sekarang dari 60 mm x 60mm.... apakah akan ada perbedaan angka % nya apabila angka basik speknya berbeda.....


2. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 60mm x 60mm = 169 cc 
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm
*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 60mm x 61mm = 172 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,0 x 6,0 x 6,1 = 172  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm) 

*  jika di bore up
    Bore x stroke = 61mm x 60mm = 175 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,1 x 6,1 x 6,0 = 175   ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm) 

  • Stroke up mengalami kenaikan dari 169cc menjadi 172cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 169 cc menjadi 175cc atau naik 3% kapasitasnya (pada bore up dengan basik sepk 61mm x 60mm mengalami penurunan 1 %) masi ragu kan...untuk itu lah IBLJ membandingkan denga 3 spek dasar sekali gus....NEXT


3. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 70mm x 70mm = 269 cc 
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm

*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 70mm x 71mm = 274 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,0 x 6,0 x 6,1 = 274  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm) 

*  jika di bore up
    Bore x stroke = 71mm x 70mm = 277 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 7,1 x 7,1 x 7,0 = 277  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm 

  • Stroke up mengalami kenaikan dari 269cc menjadi 274cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 269 cc menjadi 277cc atau naik 3% kapasitasnya (pada bore up dengan basik sepk 71mm x 70mm mengalami penurunan 1 % di bandimh dengan spek dasar yang pertama)

mungkin dari sini kita bisa mengambil kesimpulan sementara bahwa kenaikan kapasitas tidak bisa di patok dengan angka mati..... namun bisa kita gunakan anggka rata-rata.....
jadi dengan perhitungan di atas langkah Bore up adalah langkah tercepat untuk menaikan kapasitas
dengan selisih %  per 1mm adalah :

  • Bore up dapat menaikan kapasitas sebanyak 3-4%  (Dengan 1mm)
  • sedangkan struk up rata-rata 1,5 -2% (Dengan 1mm)
 Mudah-mudahan dengan ulasan ini teman-teamn dapat memperhitungkan kembali mana yang lebih di perioritaskan bore up atau struk up ....dan mohon maaf bila ada kekeliruan dalam bahasan ini....

Ket : Untuk naik stroke 1mm yang di gunakan di sini adalah nilai totalnya yang di dapat dari 0,5x0,5=1mm

semog bermanfaat

cara menaikkan tenaga motor

Mengganti CDI

salah satu upaya yang sering dilakukan untung membuat motor kencang dengan mengganti cdi standar dengan yang racing..karena cdi standar mempunyai limiter dan yang racing bisa distel limiternya...mungkin mas broo/mba bro pernah mengalami brebed motor ketika digas poll dan motor menggunakan knalpot racing. nah....hal ini disebabkan oleh cdi standar motor,,tapi jika motor bro/sist diganti dengan Cdi racing insya alloh tidak akan ada dan mengalami brebed,,hhehee  itu salah satu contoh Cdi racing,,,sebenarnya masih banyak lagi..coba cari saja yang anda butuhkan..

mengganti klep

kemudian jika mesin motor ingin tambah sempurna,, kita bisa mengganti klep standar dengan klep yang lebih gede,,supaya tenaga motornya sempurna,jika kalian mempunyai motor mio klep standarnya ukuran in = 23 ex = 19, biasanya harus diganti dengan Klep EE ukuran in = 28 ex = 24 ,tapi itu juga kalau piston motor mio anda sudah di ganti dengan yang lebih gede..karena klep juga bisa mempengaruhi tenaga motor!!  jika sudah di ganti maka kalian akan merasakan perbedaannya,,,dan merubah seting kemiringan klepnya harus benar karena ini sangat penting... semoga bacaan ini bermanfaat untuk kalian...

Mengganti Karburator

mengganti karbu standar dengan karbu PE 28 punya ninja itu juga banyak dilakukan untuk menyempurnakan tenaga motor. Biasanya motor yang sudah dibore-up atau dikorek jika karburatornya masih standar tenaga motor tidak akan maksimal kencangnya. Karena dengan karbu standar nafas motor tidak akan lepas, tapi jika dirubah dengan karbu PE 28 punya ninja maka nafas motor juga lebih panjang.tapi bensin lebih borooss gan,,dan itu wajar loh karena diameter karbu PE lebih gede dari pada karbu standar.
ini lah karbu PE 28 ,,menurut informasi karbu ini berharga sekitar RP.500.000 gan jika ingin motor agan-agan kencang coba beli karbu ini,,,pkona mah mantap di gas na,,hahahaha tapi jika sudah mempunyai karbu PE 28 agan-agan harus menyetel lagi,karena biasanya parkit atau spuyer dikarburatornya ke gedean. hal ini bisa berakibat karbu berkeringat karena bensinnya banyak yang keluar dan tidak terbakar secara bagus.biasanya parkit PE 28 diganti dengan parkit punya motor RX-king atau membandingkan parkit bawan PE 28 nya. jika sudah semuanya pas pasti motor agan enak digas nya,,tinggal ngebut....hehehe selamat mencoba,,kalau motor agan pgn enak dibawa ngebutnya..






Noken as

merubah noken as atau sering juga disebut dengan cam, bisa dilakukan untuk bikin motor kencang atau tarik.ini bisa dilakukan dengan mengganti noken as yang asli dengan yang racing dengan cara dipapas atau dibubut. Dengan merubah pola, sudut dan tinggi noken as fungsi buka tutup klep bisa diatur dengan keinginan. jadi dengan membubut noken as tenaga motor menjadi lebih kencang(kalau kata orang sunda mah ngebuttttt)hehehhee...
kita tahu salah satu korekan dimotor 4 tak adalah dengan melakukan bubut noken as salah satunya. Noken as sebagai suplai bensin masuk ke ruang bakar. noken as memang bias mendongkrak tenaga motor lebih kencang. tapi harus diketahui oleh agan-agan merubah noken as jika mesin motor membutuhkan tenaga motor yang lebih kencang. terus jika mesin motor anda sudah cukup,lalu agan-agan merubah lagi yang akan terjadi akan menurunkan tenaga motor. ini lah yang paling penting dampak pemakaian,maksudnya noken as akan terkikis kisaran nol koma sekian mili akibat pemakaian,keausan ini bisa lebih parah jika motor agan-agan memiliki per klep kerasss atau kualitas yang buruk... tapi insya alloh jika agan-agan mengganti oli seminggu sekali dengan kualitas oli yang baik maka noken as bisa awet... selamat mencoba semoga motor agan-agan tarik atau ngaciiiiiiirrrrr

merubah piston


Sebenernya  banyak cara  untuk meningkatkan tenaga motor, tapi kebanyakan menggunakan dua cara meningkatkan tenaga motor tersebut, cara paling gampang adalah dengan cara memperbesar kapasitas silinder. Ada dua cara pilihan, yaitu bore up atau stroke up.
                                                                            piston bore up 

Bore up yaitu menggunakan piston yang punya diameter lebih besar. Sehingga lubang atau bore di silinder diperbesar, agar piston bisa masuk. Karena bore yang diperbesar, makanya dikasih nama bore up. Sedangkan istilah stroke up yaitu memperbesar stroke atau langkah piston. Biasa ditempuh dengan cara memindahkan posisi pin kruk as ke posisi luar.

Mau pilih mana kalau mempunyai motor kenceng. Paling gampang pilih bore up karena angkanya dibuat kuadrat. Jadinya menghasilkan volume silinder yang lebih besar. itu dengan cara dihitung menggunakan rumus volume silinder jadi pas, kalau sudah pas motor agan-agan pasti kenceng!!!

jadi  gimana gan ,
silahkan pilih sendiri cara menaikan tenaga mesin motor yang agan sukai,,,
biar motor lebih kenceng,,ngaciiiiiiiiiiiiiiiiirrrrrr
hahahahaa

Prosedur Memasang Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder

CATATAN : Ada dua ukuran piston standar untuk menjaga celah piston ke-cylinder. Ketika memasang piston standar, cocokkan piston dengan cylinder sebagai berikut.
a. Setiap piston (5) memiliki nomor 1 atau 2 (6) seperti pada gambar. Nomor ini menunjukkan diameter piston.
b. Terdapat juga nomor 1 dan 2 (6) pada cylinder block seperti pada gambar. Angka pertama menunjukkan diameter dalam cylinder No.1 (1), angka kedua cylinder No.2 (2), angka ketiga cylinder No.3 (3) dan angka keempat cylinder No.4 (4).
Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder
c. Nomor yang tertera pada piston dan cylinder block berhubungan. Karenanya, pasang piston nomor 2 ke cylinder nomor 2 dan piston nomor 1 ke cylinder nomor 1.
Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder
Prosedur kerja Merakit Kembali Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder adalah sebagai berikut :
1. Pasang piston pin ke piston (1) dan connecting rod (3): Setelah piston pin dan lubang piston pin pada piston dan connecting rod diberikan oli mesin, pasang connecting rod ke piston seperti pada gambar dan pasang piston pin ke piston dan connecting rod, kemudian pasang piston pin circlip.
CATATAN: Circlip (5) harus dipasang dengan bagian potongannya menghadap ke atas atau bawah seperti pada gambar.
Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder
2. Pasang piston ring ke piston:
Perhatikan hal-hal di bawah ini :
  • Perhatikan ukuran ring pertama (1) dari ring kedua (2) seperti pada gambar.
  • Seperti pada gambar, ring pertama dan kedua memiliki tanda masing-masing (4).
  • Ketika memasang piston ring ke piston, arahkan tanda ke bagian atas piston.
  • Ketika memasang oil ring (3), pasang spacer terlebih dahulu dan kemudian kedua railnya.
Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder
3. Setelah memasang ketiga ring (1st, 2nd dan oil ring), luruskan ujung celahnya seperti pada gambar.
Piston, Piston Ring, Connecting Rod dan Cylinder
1. Tanda panah
2. Gap ujung 1st ring
3. Gap ujung 2nd ring dan gap oil ring spacer
4. Oil ring upper rail gap
5. Oil ring lower rail gap
6. Sisi intake
7. Sisi Exhaust